Kuliner Favorit Ramah Kantong di Kantin Kemkominfo

Kuliner Favorit Ramah Kantong di Kantin Kemkominfo

Saya suka makan makanan enak, apalagi makanan yang ramah di kantong. Kantong Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019, yaitu untuk golongan I dan II sebesar Rp.35.000,-, golongan III sebesar Rp.37.000,- dan golongan IV sebesar Rp.41.000,-.

Kalau masuk kantor setiap hari selama sebulan, dari hari Senin sd Jumat, kurang lebih ada 20 hari kerja dalam sebulan, maka dalam sebulan uang makan PNS golongan III sekitar Rp.703.000,- setelah potong pajak 5%.

Itu kalau masuk kantor setiap hari ya. Kalau tidak masuk kantor, dinas luar, cuti, tugas belajar, dan diperbantukan atau dipekerjakan di luar instansi pemerintah, ya tidak dapat uang makan.

Daripada menyesali dapat apa dengan uang Rp.37.000,- karena sering jajan di mal, atau gak dibawain bekal makan siang dari ibu atau istri, atau gak ada undangan rapat yang berarti makan siang gratis, mendingan yuk kita simak ada makanan apa aja di kantin Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kantin yang terletak di sisi samping kiri belakang kantor ini, mudah diakses dari Jalan Abdul Muis, melewati parkiran motor langsung ke sisi kantin yang semi luar ruang. Atau dari pintu di samping Warung Dhewe, langsung ke meja makan.

Kantin sekarang sudah dengan versi baru yang lebih cihuy daripada jaman saya masih CPNS. Ruangannya lebih luas, lebih bersih, meja makannya di dalam ruangan ber-AC lumayan dingin karena AC-nya baru diganti, lapak/showcase terletak di semi luar ruang, (tadinya) ada taman tapi sekarang sudah dibongkar supaya muat meja dan kursi makan, peralatan makan yang seragam, showcase/lapak yang berwarna biru cantik dengan logo Kominfo, cleaning service yang sok akrab setiap saya minta tisu, sendok dan garpu yang selalu pindah-pindah meja, bahkan sejak Oktober 2018 semua pedagang di Kantin pakai seragam.

Favorit saya adalah mie ayam. Semangkok mie ayam dengan pangsit rebus hanya Rp.15.000,- tambah Rp.2.000,- lagi kalau mau tambah bakso.

Bahkan ada konsultan yang sering ke kantor bilang kalau mie ayam di kantin seperti bakmi di restoran bakmi di jalan Gajah Mada yang punya banyak cabang di Jakarta dan Bekasi. Kalau ini sih lebay lah dia.

Gado-gado Kantin Kemenkominfo, seporsi hanya Rp.15.000,-

Saya juga suka gado-gado yang dimakan Pak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, di sela-sela istirahat siangnya. Baca  tulisannya di sini. Bumbunya banyak dan wangi. Harganya hanya Rp.15.000,- Biasanya sih saya pesan dengan lontong, tanpa paria, kadang-kadang tanpa tauge, dan pedas.

Sabar menunggu ya kalau pesan gado-gado apalagi pas jam ramai. Ngulek teruuussss. Dan abangnya sendirian, jadi kalau sudah ngulek, tata di piring, anter, ngulek lagi, gitu terus meskipun bisa sekaligus ngulek untuk beberapa porsi.

Sate ayam dan sate kambing kesukaan Kaka Nurul

Kaka Nurul sukanya makan sate, tapi … 

“Satenya kecil-kecil banget. Mana tusukannya sate kambing dan sate ayam gak ada bedanya,” kata Kaka Nurul. Alhasil, piring sate yang mini tersebut ia kembalikan untuk dipilah mana yang sate ayam dan sate kambing. Seporsi sate ayam bisa dinikmati dengan harga Rp.25.000,-, sate kambing Rp.30.000,-. Kalau masih belum nendang dan mau makan pakai nasi tambah Rp.5.000,- 

Penggemar Kantin Kemkominfo tidak hanya pegawai di lingkungan Kemkominfo saja, pegawai Kementerian Perhubungan yang berkantor di sebelah kantor kami juga sering terlihat menikmati hidangan kantin. “Karena rasanya lebih enak daripada masakan di kantin Kementerian Perhubungan,” kata Roby teman saya yang bekerja di Kementerian Perhubungan.

Masakan Bu Sari, kesukaan teman saya ada nasi ikan goreng telur dengan sayur, tempe goreng dan bakwan jagung. Seporsi ini Rp.23.000,-

Kalau kamu tipe orang yang wajib makan nasi saat istirahat siang, ada pilihan nasi padang, nasi bakar, nasi merah, nasi gudeg, nasi campur, nasi goreng. 

Kalau kamu mau cemilan saja, ada gorengan yang harganya sebiji hanya seribu. Kalau minuman gratis yang disediakan masih kurang, masih ada  jus buah dan kelapa muda. Kalau kamu suka makan dan minum apa?

Cara pembayarannya semua cash atau tunai. Kalau pun ada yang kepepet mau ngebon dulu ya tergantung dari kebaikan hati masing-masing penjualnya aja sih. Belum bisa bayar dengan kartu debit, kartu kredit, apalagi uang elektronik. 

Meskipun pernah ada sosialisasi aplikasi t-money Kominfo sebagai alat pembayaran menggunakan uang elektronik di lingkungan Kemenkominfo, pada April 2018. Baca di sini. Sayangnya, sejak saat itu baru satu kali bazar di lingkungan Kemenkominfo yang menerima pembayaran non tunai itu. Selanjutnya kembali ke pembayaran tunai, apalagi kantin. Tidak ada yang berubah sejak sosialisasi tersebut. 

Lida Noor Meitania

Menyukai kuliner dan kucing. Murah senyum tapi jarang menyapa kalau tidak disapa lebih dahulu. Kalau ketemu di jalan, sapa ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.