KANTIN.ID

tempat bermain dan belajar

#KOMINFOSEHAT2018 Tantang ASN Kemkominfo Turunkan Berat Badan

Sudah 10 tahun saya dan teman-teman bekerja di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kalau lihat foto-foto kami 10 tahun lalu, apalagi fotonya Kaka Filmon pasti pada shock abis itu ngakak guling-guling karena beda banget penampakannya dulu dengan sekarang. Pertama kali kami harus upacara, terpaksa harus cari sendiri baju seragam Korpri. Saya masih ingat, Kaka Filmon titip dibelikan baju ukuran S. Kalau sekarang ya ukurannya sudah revisi beberapa kali.

Zaman 10 tahun lalu setiap Hari Jumat pagi setelah senam pagi, pasti dilanjut olahraga lain seperti sepak bola dan voli. Sekarang sih sudah tidak ada lagi yang lanjut sepak bola dan voli. Lapangan volinya saja sudah berubah bentuk jadi masjid dan lapangan parkir penuh dengan mobil pegawai.

Yang suka olahraga ya ada juga sih seperti tenis meja, bulu tangkis, futsal, lari, aerobik, yoga, dan zumba. Penggemar tenis meja biasa main di depan lift, yang difasilitasi Setditjen Informasi dan Komunikasi Publik. Ada juga futsal yang difasilitasi Biro Kepegawaian dan Organisasi, mainnya di lapangan futsal daerah Tanah Abang.

“Futsal Kominfo lagi terkatung-katung nih, karena gak ada anggaran sewa lapangan dari rowai. Jadi mati suri,” kata salah satu pemain futsal.

Yoga is not just a workout, it’s about working on yourself – Unkown

Kalau saya sih sukanya olahraga yoga, gantian dengan aerobik, body language, dan zumba setiap 3 kali seminggu pukul 16.30 sd 17.30 WIB di Ruang Serba Guna. Kalau ruangannya dipakai ya ngungsi ke ruangan lain. Iurannya tergantung dari jumlah member di setiap bulan dan jumlah pertemuannya. Misalnya Bulan Maret 2018 iurannya Rp.125.000,- per orang, dengan member ada 29 orang untuk 11 kali pertemuan. Setiap bulan buka pendaftaran ulang, dikoordinir Anita Siamba dari Biro Kepegawaian dan Organisasi. Mau ikut??

Seringnya dinas luar dan rapat di hotel, bikin tambah berat badan. Ya jelas saja, lha wong rapatnya duduk di ruangan nyaman dan dingin berjam-jam, disajikan kudapan manis diantara sarapan, makan siang, dan makan malam. Selain itu juga karena makanan yang disajikan di kantin cukup beragam dan rasanya enak sehingga tidak perlu jalan keluar kantor untuk makan siang. Bahkan untuk beli makan siang pun bisa titip pramusaji. Ditambah terlalu banyak duduk di ruangan kerja, kurang gerak, serta mengandalkan gawai dan aplikasi pesan seperti Whatsapp sehingga tidak perlu bangun dari kursi dan jalan kaki lagi.

Kominfo Sehat 2018

Awal tahun 2018, Klinik Pratama di kantor saya, mengadakan lomba Kominfo Sehat 2018 Challenge.

Lomba ini merupakan implementasi dari program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Germas diwujudkan melalui peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, dan peningkatan edukasi hidup sehat.

“Tujuan dari lomba ini untuk meningkatkan kondisi fisik pegawai, memotivasi pegawai Kominfo untuk menurunkan berat badan hingga ideal, meningkatkan produktifitas pegawai, meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga dan pola makan yang sehat. Selain itu juga untuk menjaga silaturahmi antar pegawai, “kata Ferdinandus Setu, Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ketua Panitia lomba ini.

Semut Kece, yaitu Nurul, saya, Dewi, Mira, dan Filmon, mendaftar #KominfoSehat2018 Challenge di Klinik Pratama, Kementerian Komunikasi dan Informatika, 10 Januari 2018.

Sewaktu mendaftar, berat badan, tinggi badan, dan body mass index (BMI) peserta diukur. BMI tidak boleh kurang dari 18,5. Supaya tahu saja, cara manual mengukur BMI adalah berat badan (kg) dibagi tinggi badan (cm) x tinggi badan (cm). BMI dengan 18,5 sampai dengan 24,9 termasuk normal (Ideal), BMI 25,0 sampai dengan 29,0 termasuk kelebihan berat badan. Sedangkan BMI diatas 30,0 termasuk obesitas. Nah, berapa BMI kamu?

Peserta lomba ini harus membentuk tim yang terdiri dari 5 orang. Peserta ditantang untuk menurunkan berat badan sebanyak-banyaknya maksimal 10% dari berat badan tercatat dan diwajibkan mencatat setiap aktifitas tim dalam sebuah agenda (logbook) serta mengunggah setiap aktifitasnya di akun sosial media pribadi Twitter dan Instagram dengan tagar #kominfosehat2018. Jangan lupa tandai akun Twitter @kemkominfo dan akun Instagram @kemenkominfo.

Tim yang paling banyak menurunkan berat badan yang akan menang, dengan komposisi penilaian 70% jumlah penurunan berat badan tim, 20% kreatifitas logbook dan 10% aktifitas media sosial.

“Hadiah utamanya ada 5 unit sport watch POLAR M-200 seharga Rp.2juta, untuk 1 tim pemenang,” kata Ferdinandus Setu yang biasa dipanggil Bang Nando ini.

Tidak hanya itu, masih ada lagi hadiah yang layak diperebutkan untuk Juara 2, yaitu 5 unit smartphone Xiaomi Redmi 5A, dan Juara 3 mendapatkan 5 voucher masing-masing senilai Rp.500.000,- Sedangkan peringkat keempat sampai dengan keenam mendapatkan hadiah hiburan.

“Kominfo Sehat 2018 Challenge ini diikuti sebanyak 180 orang, dengan bobot tubuh paling berat 143,9 kg dan paling ringan 49 kg,” kata dr. Lutfi Oscar Bayuni, penanggung jawab Klinik Pratama.

Semut Kece siap hidup sehat. Anggap saja bonus turun berat badan

Kaka Filmon, Kaka Nurul, Kaka Dewi, Kaka Mira, dan saya ikut lomba ini juga dengan nama Semut Kece, karena kami memiliki semangat muda untuk tetap kece. Aktfitas kece kami bisa ditelusuri dengan tagar #SemutKeceKominfo. Ayo Semut Kece tetap semangat! Biarpun kece yang penting sehat, ya kan ya kan. Jangan kasih kendor sampai akhir lomba tanggal 21 April 2018.

“Saya berharap pegawai Kominfo lebih sadar dengan kesehatan diri sendiri, dengan mengubah lifestyle menjadi lebih sehat dan bugar,” kata dr. Lutfi yang gemar olahraga lari.

« »

© 2018 KANTIN.ID. Theme by Anders Norén.