Dicari 15.000 Orang Pranata Humas. Kamukah Salah Satunya?

2
346
views
Peserta Uji Kompetensi Prabata Humas di Kementerian Keuangan, Kamis, 14 September 2017
Peserta Uji Kompetensi Prabata Humas di Kementerian Keuangan, Kamis, 14 September 2017

“Irfandika Pratama,” kata saya menyebut nama peserta Uji Kompetensi Pranata Humas di hadapan saya.

“Anak pertama ya?” tanya saya.

“Iya, bu,” jawabnya.

“Saya baru reuni SMA minggu lalu. Jadi ingat, waktu jadi pengurus OSIS. Pertama kalinya kepengurusan OSIS diberi nama Andhika Pratama, sebelumnya belum pernah diberi nama. Sejak saat itu, jadi tradisi di setiap tahun kepengurusan OSIS ada namanya,” terang saya.

“SMA mana, bu?” tanya Irfan.

“SMA 61. Mas Irfan sekolah di mana?” jawab saya.

“Saya di Malang,” jawabnya.

“Malang? Saya kuliah di Malang,” jawab saya.

“Di mana, bu? Saya juga kuliah di Malang,” tanyanya.

“Universitas Brawijaya,” jawab saya.

“Saya juga di Brawijaya, bu. Fakultas apa?” tanyanya

“Fakultas Hukum. Mas fakultas apa?” tanya saya.

“Saya ekonomi, bu” jawabnya. Saya jadi ingat dengan Wisnu, teman SMA 61 yang kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan cukup sering pindah kos-kosan.

Obrolan ringan perkenalan sederhana ini terkadang saya lakukan, supaya tidak kaku seperti Kanebo kering. Lagipula saya jadi tahu latar belakang calon Pranata Humas di hadapan saya, tidak hanya baca berkas atau rekap yang saya terima. Irfandika Pratama merupakan salah satu peserta uji kompetensi Pranata Humas di Kementerian Keuangan, Kamis, 14 September 2017.

Peserta Uji Kompetensi Prabata Humas di Kementerian Keuangan, Kamis, 14 September 2017
Peserta Uji Kompetensi Prabata Humas di Kementerian Keuangan, Kamis, 14 September 2017

Uji Kompetensi ini merupakan salah satu syarat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) untuk pengangkatan PNS ke dalam jabatan fungsional Pranata Humas melalui penyesuaian atau inpassing.

Meskipun jabatan fungsional Pranata Humas sudah ada sejak tahun 2013, namun tidak semua instansi kementerian/lembaga ada Pranata Humas. Di Kementerian Keuangan sendiri belum pernah mengangkat Pranata Humas. Tahun ini Kemen PANRB, membuka peluang inpassing jabatan fungsional selama dua tahun sampai dengan 2018, sesuai Peraturan Menteri PANRB No 26 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian/Inpassing.

Swafoto sebelum mulai wawancara peserta Uji Kompetensi Pranata Humas di Kementerian Keuangan
Swafoto sebelum mulai wawancara peserta Uji Kompetensi Pranata Humas di Kementerian Keuangan

Sebelum mewawancarai peserta Uji Kompetensi di Kementerian Keuangan, saya telah mewawancarai PNS di Universitas Padjadjaran, tanggal 8 Agustus  dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jawa Timur tanggal 14 Agustus.

Sebelum Uji Kompetensi dapat dilaksanakan, terlebih dahulu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik mengeluarkan pedoman penyesuaian/inpassing Pranata Humas, klik di sini.

Materi ujian wawancara meliputi integritas, inovasi, pelayanan, kerjasama dan kolaborasi, motivasi dan kemauan kerja, kemampuan presentasi, persuasi, analisis dan pemecahan masalah, kepemimpinan, dan negosiasi. Materi ujian wawancara ini paling tidak mencakup empat dari sepuluh kemampuan manajerial tersebut. Ini saya kasih contohnya.

 

Pranata Humas itu Harus Punya Inovasi

Salah satu inovasi pelayanan informasi di Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kementerian Keuangan, adalah majalah Media Keuangan yang tadinya versi cetak, karena adanya pemangkasan anggaran dan berimbas pada pengurangan kuantitas barang cetakan, kini sudah ada versi e-magazine dan tersedia aplikasinya di Playstore. Keterbatasan anggaran bukan berarti mengurangi layanan informasi, bukan?

 

Pranata Humas itu Harus Punya Kemampuan Presentasi

Pranata Humas itu harus bisa public speaking, seperti menjadi petugas pelayanan informasi dalam kegiatan pameran, pemandu sebuah acara (master of ceremony/MC), moderator, maupun memberikan pelayanan informasi dalam bentuk ceramah.

 

Pranata Humas itu Harus Berorientasi pada Pelayanan

Khrisna Pandu Pradana, salah satu peserta Uji Kompetensi yang merupakan relawan pengajar Kemenkeu Mengajar. Kemenkeu Mengajar ini adalah salah satu ekstra kurikuler di Kementerian Keuangan, yang tahu ini telah memasuki  tahun kedua. Program ini didasari adanya keinginan mulia dengan semangat kerelawanan dengan turut serta mencerdaskan anak bangsa melalui program Hari Oeang yang ke-71. Tentunya kegiatan ekstra kurikuler ini selaras dengan amanat pendiri negeri untuk senantiasa mencerdaskan kehidupan bangsa.

Relawan pengajar, bertugas mengajar di beberapa Sekolah Dasar baik di Jakarta maupun di luar Kota Jakarta.

Kalau biasanya PNS bertugas ke luar kantor ada biaya transportasi dan honor, berbeda dengan program ini. Biaya transportasi ditanggung sendiri oleh relawan pengajar dan tidak ada honornya.

 

Apa yang dilakukan oleh relawan pengajar ini, bukanlah mengajar pelajaran sekolah sesuai kurikulum seperti yang dilakukan oleh bapak dan ibu guru di sekolah. Relawan pengajar akan bercerita mengenai profesinya dan Kementerian Keuangan secara umum.

“Yang keren itu dari Ditjen Bea Cukai, bu. Pakai seragam dan bawa K9. Anak-anak senang,” kata Khrisna Pandu Pradana.

 

Menurut saya, program kerelawanan dengan biaya non APBN ini sangat menarik. Sebagai PNS, dalam berkontribusi tidak perlu selalu bergantung pada APBN, yang dikit-dikit nanya biaya perjalanan dinas. Kalau kerja maunya pilih-pilih, kalau di dalam kota jadi males-malesan karena pendapatannya akan lebih sedikit daripada kegiatan yang dilakukan di luar kota.

Display Buku di Perpustakaan di Kementerian Keuangan
Display Buku di Perpustakaan di Kementerian Keuangan

Kalau saya bareng Kaka Filmon dan Kaka Theo baru bisa punya “ekskul” nulis suka-suka di Kantin.ID, dengan biaya dari kantong masing-masing, lumayan lah bisa bantu Ditjen IKP, tempat kami bekerja untuk mendiseminasikan program pemerintah, sesuai dengan tugas dan fungsi kami masing-masing, melalui media online, seperti Indonesia Berdaulat, Kuasai 51% Saham Freeport, 10 Tips Menjadi Pranata Humas Profesional, Publik Perlu Informasi, Pranata Humas Harus Cepat dan Responsif. Ada juga tulisan Kaka Filmon saat turut meresmikan pengoperasian sarana internet 4G dan seluler, stasiun RRI dan TVRI, pembagian radio dan perangkat tv digital, dan pengukuhan KIM di Pulau Miangas, Rock n Roll di Atas Pulau Miangas.

 

Sudah siapkah kamu menjadi Pranata Humas?

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here