Ini Cara Efektif Mengenali dan Menangkal Hoax

2
563
views

Siang tadi, sebuah pesan WhatsApp masuk ke ponselku. Isinya mencengangkan karena dengan menyebarkan pesan berantai ke minimal tiga grup WA, baterai ponsel akan terisi penuh. Seakan tidak percaya, aku baca bolak balik layar ponselku. “Baterai akan terisi penuh jika aku sebarkan WA ini.” Batinku bertanya: “Apa hubungannya antara pesan ponsel dengan kabel cas ya?” Tawaku pecah dan segera kutunjukkan pada teman-teman kantor.

Sehari sebelumnya, temanku meminta klarifikasi tentang langkah pemerintah yang memantau ponsel dan percakapan pribadi warga negara dan dapat mengambil tindakan tegas jika menemukan pelanggaran. Padahal, itu adalah berita bohong yang telah disanggah setahun yang lalu.

Hoax sekarang menjadi salah satu persoalan di bidang informasi yang dihadapi bangsa ini. Para tokoh negara turut angkat bicara karena hal ini dapat mempengaruhi pola pikir publik. Hoax bahkan menjadi komoditas yang bisa menghasilkan uang bagi pembuatnya.

Hoax dapat berwujud dalam segala hal.

  1. Manipulasi artikel berita

Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memelintir pernyataan narasumbernya. Judul, kepala, dan isi berita biasanya juga salah. Berita ini biasanya ditulis oleh media abal-abal. Media yang tidak jelas alamat dan susunan redaksi. Jika anda ingin tahu daftar artikel hoax atau mencari berbagai jenis hoax silakan kunjungi: https://www.turnbackhoax.id/ Situs ini bisa menjadi referensi untuk melihat hoax.

  1. Manipulasi foto dan keterangannya

Foto-foto yang digunakan biasanya sudah lama dan berasal dari kejadian di tempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi. Pelaku juga dapat mengubah latar dan foto sebuah peristiwa dengan mengandalkan kecanggihan piranti pengolah gambar dan keterampilannya.

  1. Pesan berantai

Pesan yang disebar biasanya cenderung menakut-nakuti dan tidak ada tanggal atau waktu dan penulis yang jelas. Pesan ini juga minta untuk disebarkan.

  1. Manipulasi audio atau video

Pernah beredar sebuah rekaman kokpit kotak hitam peristiwa malang Adam Air 574 di media sosial. Ternyata, rekaman itu hoax.

Langkah pencegahannya adalah sebagai berikut.

  1. Tahan jari kamu. Cek fakta terlebih dahulu. Jangan keburu meneruskan atau membagi materi hoax. Baca dulu dan bandingkan dengan berita yang berasal dari media resmi. Media resmi ini sudah memiliki prosedur dan melewati proses pengecekan berulang-ulang dan penyuntingan yang ketat sebelum menerbitkan sebuah artikel.
  2. Kita—kamu dan aku—juga perlu mengingatkan para korban hoax. Jika perlu, kita bantu membuat tulisan positif atau klarifikasi pada tulisan-tulisan hoax. Tambahkan data dan fakta dari sumber-sumber yang resmi, para ahli, dan pihal kredibel untuk menguatkan argumen klarifikasi. Sangsi hukum sudah sangat jelas dicantumkan dalam UU ITE yang baru saja direvisi beberapa waktu yang lalu dan dapat dilihat di http://jdihn.bphn.go.id/
  3. Laporkan kepada yang berwajib contohnya ke: Kementerian Komunikasi dan Informatika ke: aduankonten@mail.kominfo.go.id dan https://trustpositif.kominfo.go.id/ untuk segera diteliti dan diambil tindakan. Kerahasiaan diri pelapor dijamin.

Pada Januari 2017, Kemkominfo memblokir sebanyak 503 situs yang melanggar peraturan. Secara total, kementerian ini telah menutup 773.667 situs. Situs-situs yang telah ditutup dapat dibuka dengan memberikan klarifikasi dan tentunya pernyataan untuk tidak memuat kembali konten-konten yang melanggar peraturan. Sebanyak 340 situs pun telah dinormalisasi. Untuk mengetahui lebih jauh tentang data terkini silakan buka: https://kominfo.go.id/statistik

Jadi begitu kawan. Mari kita cerdas di dunia siber ini. Beri tahu orang-orang di sekeliling kamu ya agar tidak menjadi korban.

Kamu punya pengalaman tentang hoax dan jadi korban hoax juga? Silakan berbagi di sini.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here