How To Be A Single Traveler, Traveling Ke Negeri Orang (2)

6
264
views
Boulevard Placa Espanya, dari atas Arena. (IG: @agiljolie)

Di artikel sebelumnya, How To Be A Single Traveler, Traveling Ke Negeri Orang, saya ceritakan sebagian tips dari Agil, seorang freelance traveler, bagaimana mengembara sendirian di Benua Afrika dan Eropa selama sebulan. Agil menceritakan pengalamannya di Kelas Blogger ke-13, yang digelar di Nutrifood Inspiring Center, Jakarta Pusat, Minggu, 18 Desember 2016.

Sekarang saya lanjutkan lagi ya tipsnya.

  1. Sok Kenal Sok Dekat (SKSD)

Manfaat dengan beramah tamah pada penduduk lokal, antara lain tiket kreta api gratis, minum gratis, atau bahkan makan malam gratis. Perhatikan juga etika selama bersikap SKSD, karena belum tentu bisa mereka terima. Namanya juga di negeri orang, beda budaya.

  1. Gunakan transportasi umum dan perbanyak jalan kaki

Manfaatkan kendaraan umum seperti bis, beli tiketnya yang berbentuk kartu. Biaya jadi lebih hemat, tap kartu setiap naik bis. Perbanyaklah jalan kaki. Terkadang lokasi wisatanya berdekatan, bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Tentu saja menghemat pengeluaran daripada naik taksi.

Tidak hanya berhemat, dengan berjalan kaki bisa menemukan spot atau angle memotret yang bagus atau bahkan secara tidak sengaja menemukan tempat wisata yang bagus. Agil tidak sengaja sampai di Arena. Hanya dengan bayar 1 euro, bisa masuk Arena sampai atas dan melihat seluruh Barcelona.

Boulevard Placa Espanya, dari atas Arena. (IG: @agiljolie)

Tersesat itu wajar saja, namanya juga di negeri orang. Jangan ragu untuk bertanya kepada penduduk lokal jika butuh bantuan. Di negara yang Agil kunjungi, bahasa inggris bukanlah bahasa nasional. Sehingga, tidak semua orang bisa berbahasa inggris. Pakai bahasa isyarat juga bisa.

“Bertanya ke polisi juga belum tentu polisinya bisa bahasa inggris. Saya nanya sama anak sekolah baru dikasih tahu sambil menunjukkan google map di gadgetnya,” cerita Agil.

“Pernah jalan kaki ngikuti rombongan anak sekolah. Pasti ke museum nih. Taunya sampai ke peternakan anjing,” celoteh Agil, yang langsung disambut dengan gelak tawa peserta Kelas Blogger.

  1. Bawa kamera dan tripod
Swafoto di depan Museum Louvre dengan bantuan tripod kecil (IG: @agiljolie)

Tripod yang dibawa cukup yang kecil saja. Gak perlu bawa yang besar dan ribet. Tongsis atau tongkat narsis juga tidak bisa dipakai di beberapa tempat seperti di Istana Versailles di Paris, karena tongsis berisiko merusak karya seni yang banyak dipajang.

  1. Miliki Asuransi Traveling

Pengalaman paling tidak enak dialami saat di Ibiza, Spanyol, ia hampir dirampok. Orang yang bermaksud jahat itu memukul tengkuknya dan berusaha merebut tasnya. Tapi ia berusaha sekuat tenaga mempertahankan tasnya dan balik memukul selama kurang lebih 15 menit, meskipun ia tidak pernah berkelahi sebelumnya.

  1. Makan di pujasera atau masak

Makan di pujasera atau foodcourt, tentu  lebih terjangkau daripada makan di restoran. Seperti yang sudah saya ceritakan di artikel sebelumnya, beli bahan makanan di pasar juga bisa dimasak di dapur tempat menginap. Jangan lupa izin dulu ya ke tuan rumah tempat menginap.

  1. Catat pengeluaran agar tidak over budget

“Rupiah gak ada apa-apanya dibanding euro. Apa-apa mahal. Supaya tidak boncos, catatlah setiap pengeluaran” kata Agil.

Nah, inilah 10 tips mengembara di negeri orang ala Agil. Kamu suka traveling sendirian? Belum pernah? Mau mencoba traveling sendirian? Komentar di bawah ini ya.

Pemenang lomba sharing di sosial media twitter dan instagram

Di akhir Kelas Blogger, diumumkan pemenang lomba posting di sosial media twitter dan Instagram. Pemenangnya antara lain saya dan Bu Sumiyati Sapriasih. Salah satu foto yang saya unggah adalah foto diri saya yang difotoin olehnya, dan salah satu foto yang diunggahnya adalah foto dirinya yang saya bantu fotoin. Terima kasih Kelas Blogger.

 

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here