How To Be A Single Traveler, Traveling Ke Negeri Orang

13
199
views
Mengikuti Kelas Blogger, saya suka menulis dan berbagi karena saya peduli
Mengikuti Kelas Blogger, saya suka menulis dan berbagi karena saya peduli

Saya bukan traveler sejati, juga bukan backpacker. Tapi banyak temen yang komentar kalau saya jalan-jalan terus, setelah melihat foto-foto yang saya unggah di Facebook.

Itu juga foto sewaktu dinas luar setelah kegiatan bimtek atau rapat. Jalan-jalan yang waktunya sangat pendek. Tergantung sama siapa temen dinasnya saat itu. Kalau gak ada, ya paling juga cari temen kantor yang penempatan di daerah. Sampai ada yang bilang kalau temen saya ada di setiap kota. Padahal ya gak juga sih.

Hari Minggu, 18 Desember 2016, saya mengikuti Kelas Blogger ke-13, yang diadakan oleh komunitas Kelas Blogger. Tema yang diangkat adalah How To Be A Single Traveler, Traveling Ke Negeri Orang dengan narasumber Agil, seorang freelance traveler. Bertempat di Nutrifood Inspiring Center (NIC), Apartemen Menteng Square, Jakarta Pusat, Kelas Bloger berlangsung dari jam 09.30 sd 14.30 WIB, mundur sekitar 30 menit dari jadwal, dengan jumlah peserta  30 orang.

Komunitas yang dibentuk sejak 15 November 2015 ini telah menyelenggarakan berbagai kelas dengan tema, antara lain Coffegraphy, Bincang Kopi Sambil Belajar Fotografi, Belajar Olah Foto untuk Blog, dan Belajar Video Blogging dengan Aplikasi di HP, di lokasi yang berbeda.

“Peserta yang paling banyak sewaktu Kelas Blogger di Rumah Dunia milik Gola Gong di Serang, Banten, ada sekitar 300 orang,” kata Syaifuddin Sayuti, Kepala Sekolah Kelas Blogger.

Lokasi Kelas Blogger ke-13, NIC, merupakan tempat penyelenggaraan acara bagi komunitas yang bergerak di salah satu bidang antara green, health, education, art & culture, yang dapat digunakan secara gratis.

“Peserta membawa potluck atau cemilan yang tidak mengandung minyak, ya. Karena konsep NIC mengharuskan demikian,” kata MH Kholis, Ketua Kelas.

“Jumlah makanan yang dibawa tidak penting. Yang utama adalah kebersamaan. Makanan yang dibawa akan dibagi juga ke peserta lain,” kata Syaifuddin Sayuti, Kepala Sekolah.

Jadilah saya membawa buah apel dan pir. Selain buah merupakan makanan sehat dan bebas minyak, apel berwarna merah dan pir berwarna putih. Merah putih warna bendera kita. Hiduplah Indonesia Raya. Terinspirasi dari pertandingan final sepak bola AFF, Indonesia lawan Thailand, saat saya beli buah ini.

Agil yang berdarah Solo, menceritakan pengalamannya selama traveling sendirian ke beberapa tempat kota di Afrika dan Eropa seperti Morocco, Casablanca, Barcelona, Ibiza, Madrid, Brussels, Amsterdam, dan Paris, selama satu bulan.

Foto travelingnya di Instagram @agiljolie sukses bikin saya ngiler. Keren banget. Pemandangan maupun obyek fotonya memang sudah keren. Selain itu teknik fotonya pun keren. Gak asal jepret jepret aja.

Memang kalau motret karena suka, berulang-ulang, dan sedikit bantuan aplikasi edit foto, hasilnya akan jauh lebih bagus.

 

Menurut Agil, seorang single traveler harus memiliki modal mental, mental, dan mental. Traveling sendirian tidak bergantung dengan orang lain, sehingga terasa lebih sulit dijalani ketimbang traveling dengan teman.

Traveling sama teman jalan juga belum tentu selalu enak. Berangkat sama teman, bisa jadi pulangnya jadi musuh. Mulai dari pertengkaran kecil seperti saya mau ke situ dan teman mau ke sana. Trus mulai nyalahin satu sama lain.  Gak enak kan,” kata Agil.

Kelas Blogger ke-13: How To Be A Single Traveler, Traveling ke Negeri Orang

Berikut sebagian tips dari Agil bagi kalian yang berencana untuk traveling sendirian ke negeri orang, yang telah saya rangkum:

  1. Perhatikan cuaca, sesuaikan dengan pakaian yang dibawa

“Tentukan kapan akan traveling, musim dingin atau musim panas. Sesuaikan baju yang akan dibawa. Jangan pakai celana pendek saat musim dingin,” pesan Agil.

“Saya bawa kaos-kaos tipis yang jelek dan celana dalam kertas supaya bisa sekali pakai langsung buang. Pas foto-foto juga gak keliatan. Kan pakai jaket terus,” kata Agil.

“Horang kayaaaahhh,” seru peserta menanggapi Agil.

 

  1. Tidak perlu bawa banyak barang

“Gak perlu bawa sepatu boot dan laptop. Berat. Jangan sampai pulangnya malah kelebihan bagasi. Bawa alas kaki yang nyaman. Saya selalu bawa sandal jepit,” pesan Agil.

 

  1. Siapkan uang tunai untuk menginap pada malam pertama di negara tujuan

Sesampainya di negara tujuan, biasanya belum langsung dapat penginapan gratisan. Siapkan uang tunai.

 

  1. Cari kenalan untuk memandu atau menginap di negara tujuan

Bergabunglah dengan komunitas backpacker dunia, berkenalan dengan sesama pecinta traveling serta mendapatkan inspirasi dari pengalaman traveling mereka. Pengalaman setiap orang tidak sama. Bisa saja pengalaman mereka, baik ataupun buruknya, tidak akan kamu alami.

Agil juga memanfaatkan Couchsurfing, untuk mendapatkan penginapan gratis dari penduduk lokal. Biasanya yang kasih tumpangan kamar gratis juga suka traveling. Agil belanja bahan makanan di pasar dan masak sendiri saat dapat penginapan gratis dari host atau tuan rumah. Gak bisa masak bukan jadi penghalang. Agil memanfaatkan facebook live selama ia memasak soto ayam. Dengan bantuan temannya di Indonesia, soto ayam akhirnya sukses dimakan bersama dengan tuan rumah.

Selain itu, menginap di dormitory atau dorm room atau asrama bisa jadi pilihan. Di asrama yang kamarnya bisa dihuni oleh lebih dari 8 orang, bisa menambah teman traveling juga.

Bagaimana dengan kalian? Berminat traveling sendirian ke negeri orang seperti Agil? Masih ragu? Tunggu artikel saya berikutnya ya, akan saya ceritakan lagi beberapa tips lainnya.

13 COMMENTS

  1. Mantap, sangat menginspirasi. Terima kasih kak atas informasinya, siap jadi generasi kak Agil berikutnya, menjadi Single Traveller, memang benar, traveling sendiri itu lebih nyaman dan bebas untuk melakukan apa yang kita suka tanpa harus menunggu satu sama lainnya

  2. Thanks sharingny Lida, lengkap euy, pertama kali ny saya ikut Kelas Blogger ternyata seru juga dpt insight baru jadinya! Dan menginspirasi juga utk lebih berani jalan sendirian 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here